Cara Konfigurasi WordPress Staging

2 min read

Konfigurasi Staging WordPress untuk Testing

Pada Softaculous terdapat fitur yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan apapun di website tanpa harus utak atik website yang sedang live. Fitur tersebuta adalah Staging. Pada panduan kali ini Cak Gopal akan membahas Bagaimana Cara Konfigurasi WordPress Staging. Sangat gampang namun  bermanfaat sekali. Ketika kamu mempunyai website yang banyak visitor dan ingin melakukan perubahan tanpa mengganggu kenyamanan visitor.

Apa itu WordPress Staging?

apa itu WordPress Staging
Sumber: WordPress.org

Staging WordPress merupakan fitur yang disediakan oleh Softaculous, yang mana bisa kamu gunakan untuk melihat perubahan yang sudah dilakukan sebelumnya tanpa otak atik situs WordPress yang live atau online.

Baca juga: Trik Share Artikel Otomatis Tanpa Menggunakan Plugin

Fitur WordPress Staging juga dapat digunakan untuk membuat website tiruan atau clone ke dalam subdirectory dari directory utama instalasi WordPress kamu, termasuk clone database.

Selain hal tersebut kamu juga bisa melakukan testing seperti update plugin, tema, instalasi plugin baru sehingga kamu akan terhindar dari kesalahan atau membuat website yang sedang live error akibat perubahan yang dilakukan tersebut.

Ketika pada WordPress Staging sudah siap dan normal, Kamu cukup push untuk menerapkan Staging WordPress ke website yang sedang live, sehingga semua perubahan yang kamu lakukan di staging dapat diterapkan ke website yang live.

Konfigurasi WordPress Staging

Fitur Staging terdapat di softaculous cPanel kamu dan bisa kamu aktifkan disana, oke langsung saja ikuti langkah berikut:

Langkah 1: Create WordPress Staging

Login ke cPanel >> softaculous >> pilih Installations
create wordpress staging

Pada halaman installations kamu akan mendapatkan daftar instalasi yang sudah kamu install sebelumnya, lalu klik icon Create Staging pada website yang ingin kamu buat staging-nya
create staging

Langkah 2: Setup Staging

Pada halaman Staging WordPress, sesuaikan dengan dengan kebutuhan kamu. Contoh seperti gambar dibawah
setup wordpress staging

Keterangan:

  • Live Installation URL
    Sumber yang digunakan untuk proses instalasi WordPress Staging.
  • Choose Protocol
    Protokol domain WordPress Staging.
  • Choose Domain
    Domain yang digunakan untuk mengakses URL WordPress Staging.
  • In Directory
    Folder untuk menyimpan Staging WordPress. Isi jangan dibiarkan kosong dan pastikan tidak  sama dengan folder yang sudah ada di cPanel kamu.
  • Database Name
    Nama database untuk WordPress Staging. Kamu dapat merubah nama sesuai dengan keinginan.

Setelah semuanya sudah kamu setup, untuk memulai instalasi klik tombol Create Staging. Proses tersebut biasanya tidak membutuhkan waktu yang lama, namun tergantung besaran file pada situs WordPress kamu.

Selesai

Jika setup yang kamu lakukan benar maka kamu akan mendapatkan halaman konfirmasi jika instalasi staging sudah selesai
sukses install wordpress staging

Keterangan:

  • Untuk akses WordPress Staging gunakan URL https://namadomainkamu.tld/staging/
  • Dan untuk akses dashboard WordPress Staging kamu, gunakan URL https://namadomainkamu.tld/staging/wp-admin/
    Username dan Password sama dengan website WordPress utama kamu

Cara Menerapkan WordPress Staging ke Website Live

Setelah kamu melakukan perubahan di WordPress Staging dan ingin menerapkannya ke website live, caranya cukup mudah yaitu dengan cara melakukan Push To Live

Langkah 1: Masuk Halaman Installations

Masuk kembali ke halaman installations di softaculous tadi, kemudian klik icon Push To Live seperti gambar dibawah
push to live wordpress staging

Langkah 2: Konfirmasi

Setelah klik icon Push To Live kamu akan mendapatkan halaman konfirmasi. Setelah kamu yakin akan menerapkan perubahan yang ada di WordPress Staging ke WordPress Live maka kamu tinggal klik tombol Push To Livekonfirmasi push to live wordpress staging

Proses tersebut akan mengganti semua file yang ada di website live dengan yang ada file di Staging dan menghapus semua database website live dan melakukanimport database baru  dari database Staging WordPress.

 

Setelah mendapatkan informasi Push To Live sudah selesai, selakan cek dengan cara akses halaman utama. kamu akan mendapatkan tampilan website live berganti sesuai dengan website staging.

Pastikan juga untuk menghapus cache browser sebelum cek website live.
sukses wordpress staging

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *