File htaccess WordPress Default

57 sec read

wordpress htaccess file

File .htaccess adalah merupakan file tersembunyi yang digunakan untuk konfigurasi yang berisi arahan yang harus dilakukan oleh server, dan hanya tersedia untuk web server Apache, sedangkan web server Nginx belum mendukung .htaccess, dan untuk web server litespeed bisa menggunakan sintax htaccess namun sedikit berbeda dalam penggunaannya.

Beberapa fungsi dari file htaccess adalah untuk proteksi direktori menggunakan password, hotlink, bisa mengatur ulang URL atau permalink,  blokir IP tertentu, ganti zona waktu atau file index, dan lain – lain

Apakah file .htaccess ini penting? Ya sangat penting dikarena jika sebuah situs WordPress tidak memiliki file tersebut, maka akan terjadi error,  biasanya yang sering muncul adalah500 Internal Server Error dan 403 Forbidden.

Baca juga: Cara Share Artikel Otomatis ke FB dan Medsos Lain Tanpa Plugin

Oleh karena itu, pada artikel ini cak gopal akan membahas mengenai file .htaccess khususnya file .htacces default WordPress. Agar tidak berlama – lama langsung saja ikuti langkah ini:

Langkah 1: Login cPanel

Login ke cPanel kamu >> file manager >> masuk ke directory situs WordPress kamu >> klik setting pojok kanan atas >> show hidden files >> save, lebih jelas cek gambar dibawah
show hidden file cPanel

Langkah 2: Edit atau Membuat File .htacces

Jika didalam directory situs kamu sudah ada file .htaccessnya, maka kamu bisa klik kanan kemudian edit, namun jika file belum ada, klik menu +File kemudian kasih nama .htaccess >> Create New File seperti contoh dibawah
edit create htaccess

Lalu masukkan script .htaccess default WordPress yang ada dibawah >> Save Changes

# BEGIN WordPress

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]

# END WordPress

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *